Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ubi Cilembu (Ipomoea Batatas (L.) Lam.)

Joko Warino S.P M.Si

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Ubi Cilembu (Ipomoea Batatas (L.) Lam.)

Artikel ini membahas tentang klasifikasi dan morfologi tanaman Ubi Cilembu, yang dikenal juga sebagai ubi jalar, dengan fokus pada nama ilmiah, klasifikasi tumbuhan, serta ciri-ciri morfologinya.

Ubi Cilembu merupakan tanaman rambat yang menghasilkan umbi dengan beragam varietas yang membedakan ukuran, bentuk, warna, dan kualitas umbinya.

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi aspek-aspek penting dari tanaman ini untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang spesies ini yang memiliki peran penting dalam industri makanan dan minuman.

Habitat Tanaman Ubi Cilembu

Tanaman Ubi Cilembu (Ipomoea batatas) memiliki habitat yang spesifik dan tumbuh dengan baik dalam kondisi lingkungan tertentu.

Berikut adalah penjelasan tentang habitat tanaman Ubi Cilembu:

1. Suhu dan Iklim

Ubi Cilembu tumbuh terbaik dalam suhu rata-rata sekitar 25 derajat Celsius atau lebih. Tanaman ini cenderung cocok dengan iklim tropis.

Mereka membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk fotosintesis dan pertumbuhan yang optimal.

Namun, mereka juga dapat tumbuh dengan baik dalam iklim subtropis dengan suhu yang lebih rendah.

2. Curah Hujan

Curah hujan juga merupakan faktor penting dalam pertumbuhan Ubi Cilembu. Tanaman ini membutuhkan curah hujan yang mencukupi selama musim pertumbuhan sekitar 4 bulan.

Di daerah dengan curah hujan tinggi, tanaman ini biasanya ditanam pada akhir musim hujan.

Namun, tanaman ini tidak tahan terhadap kondisi yang terlalu kering, sehingga irigasi yang baik sangat diperlukan jika curah hujan tidak mencukupi.

3. Ketinggian Tempat

Ubi Cilembu tumbuh dengan baik pada ketinggian hingga 2000 meter di atas permukaan laut, terutama di daerah tropis seperti Papua Nugini.

Namun, tanaman ini juga dapat ditanam di daerah dengan ketinggian yang lebih rendah, asalkan suhu dan iklimnya sesuai dengan kebutuhan tanaman.

4. Tanah

Tanah juga memainkan peran penting dalam pertumbuhan Ubi Cilembu. Tanaman ini tumbuh dengan baik dalam tanah yang memiliki kedalaman minimal 25 cm.

Tanah harus memiliki drainase yang baik agar tidak tergenang air, karena genangan air dapat merusak akar dan menyebabkan kerusakan pada tanaman.

Tanah yang kaya akan bahan organik dan memiliki kandungan unsur hara yang cukup juga sangat diinginkan untuk mendukung pertumbuhan yang optimal.

5. Pemeliharaan dan Perawatan

Selain faktor lingkungan, pemeliharaan dan perawatan yang tepat juga penting dalam pertumbuhan Ubi Cilembu.

Penyiraman yang teratur dan pemupukan yang sesuai dengan kebutuhan tanaman dapat membantu meningkatkan hasil panen.

Pengendalian hama serta penyakit juga menjadi hal yang perlu dilakukan secara teratur untuk menjaga kesehatan tanaman.

Dengan memahami habitat yang sesuai untuk tanaman Ubi Cilembu, petani dan penanam bisa mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi tanaman ini.

Melalui pemahaman yang mendalam tentang lingkungan yang diperlukan oleh tanaman ini, kita dapat memastikan kelimpahan dan kualitas yang baik dari ubi yang dihasilkan.

Klasifikasi Tanaman Ubi Cilembu

  1. Kingdom : Plantae
  2. Sukingdom : Viridiplantae
  3. Infra Kingdom : Streptophyta
  4. Super Divisi : Embryophyta
  5. Divisi : Tracheophyta
  6. Sub Divisi : Spermatophytina
  7. Kelas : Magnoliopsida
  8. Super Ordo : Asteranae
  9. Ordo : Solanales
  10. Famili : Convolvulaceae
  11. Genus : Ipomoea L.
  12. Spesies : Ipomoea Batatas (L.) Lam.

Klasifikasi tanaman Ubi Cilembu perlu kita amati dan bedakan dengan jenis tumbuhan lainnya.

Berikut adalah penjelasan lengkap tentang klasifikasi tanaman Ubi Cilembu:

1. Kingdom: Plantae

Kingdom Plantae (tumbuhan) adalah kerajaan yang mencakup semua organisme multiseluler yang melakukan fotosintesis dan memiliki sel-sel dengan dinding sel yang mengandung selulosa.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam kingdom ini karena melakukan fotosintesis dan memiliki struktur selulosa dalam dinding sel mereka.

2. Subkingdom: Viridiplantae

Subkingdom Viridiplantae mencakup semua tumbuhan yang memiliki klorofil dan menggunakan pigmen ini untuk melakukan fotosintesis.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam subkingdom ini karena memiliki klorofil dan melakukan fotosintesis untuk memproduksi energi.

3. Infrakingdom: Streptophyta

Infrakingdom Streptophyta mencakup tumbuhan yang memiliki akar, batang, dan daun.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam infrakingdom ini karena memiliki sistem akar, batang rambat, dan daun yang memungkinkan mereka untuk menyerap air, nutrisi, dan melakukan fotosintesis.

4. Superdivisi: Embryophyta

Superdivisi Embryophyta mencakup semua tumbuhan yang membentuk embrio pada tahap awal perkembangannya.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam superdivisi ini karena mereka menghasilkan embrio pada tahap awal pertumbuhan mereka.

5. Divisi: Tracheophyta

Divisi Tracheophyta mencakup semua tumbuhan yang memiliki jaringan pengangkut air dan nutrisi yang disebut xilem dan floem.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam divisi ini karena memiliki xilem dan floem yang membantu dalam pengangkutan air, nutrisi, dan fotoasimilat dalam tubuh mereka.

6. Subdivisi: Spermatophytina

Subdivisi Spermatophytina mencakup semua tumbuhan berbiji yang menghasilkan biji sebagai bagian dari siklus hidup mereka.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam subdivisi ini karena mereka menghasilkan biji yang mengandung embrio yang berkembang menjadi tanaman baru.

7. Kelas: Magnoliopsida

Kelas Magnoliopsida (dicotyledon) mencakup tumbuhan berbunga yang memiliki biji berkeping dua.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam kelas ini karena mereka adalah tumbuhan berbunga dengan biji berkeping dua.

8. Superordo: Asteranae

Superordo Asteranae mencakup sebagian besar tumbuhan berbunga yang memiliki karakteristik bunga yang serupa.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam superordo ini karena memiliki bunga dengan karakteristik yang serupa dengan anggota superordo Asteranae.

9. Ordo: Solanales

Ordo Solanales mencakup berbagai tumbuhan berbunga seperti tomat, kentang, dan tembakau.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam ordo ini karena memiliki kesamaan karakteristik dengan tumbuhan dalam ordo Solanales.

10. Famili: Convolvulaceae

Famili Convolvulaceae mencakup tumbuhan merambat yang sering memiliki bunga yang indah.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam famili ini karena memiliki sifat merambat dan menghasilkan bunga yang menarik.

11. Genus: Ipomoea L.

Genus Ipomoea mencakup sejumlah spesies tanaman merambat yang termasuk dalam famili Convolvulaceae.

Tanaman Ubi Cilembu termasuk dalam genus ini karena memiliki kesamaan genetik dan sifat-sifat yang mirip dengan tanaman lain dalam genus Ipomoea.

12. Spesies: Ipomoea batatas (L.) Lam.

Tanaman Ubi Cilembu dikenal dengan nama ilmiah Ipomoea batatas (L.) Lam. Nama spesies ini memberikan identifikasi unik untuk tanaman ini dalam taksonomi.

Morfologi Tanaman Ubi Cilembu

Morfologi Tanaman Ubi Cilembu

Berikut ini adalah penjelasan lengkap tentang morfologi tanaman Ubi Cilembu yang dapat Anda simak:

1. Batang

Tanaman Ubi Cilembu merupakan tanaman semusim yang memiliki batang yang dapat menjalar seperti berbagai salur.

Batang ini terlihat tipis, berwarna hijau gelap hingga coklat, dan mengandung getah.

2. Daun

Daun tanaman Ubi Cilembu melekat pada tangkai daun yang panjang. Bentuk dan ukuran daun bervariasi tergantung pada varietasnya. Daun dapat berbentuk sederhana atau terbagi.

3. Bunga

Di daerah tropis basah, tanaman Ubi Cilembu mudah berbunga dan menghasilkan bunga berbentuk terompet.

Bunga ini memiliki warna ungu yang muncul pada pangkal tangkai daun. Serangga pengunjung berperan dalam penyerbukan silang.

4. Buah

Buah tanaman Ubi Cilembu, ketika sudah kering, akan pecah dan menghasilkan 4 biji kecil berwarna hitam. Buah ini berperan dalam reproduksi tanaman dan penyebaran biji.

5. Umbi

Tanaman Ubi Cilembu menghasilkan umbi yang biasanya terbentuk di lapisan atas tanah dengan ketebalan sekitar 25 cm.

Umbi ini sangat bervariasi dalam ukuran, bentuk, warna, kualitas, dan rasa tergantung pada varietasnya.

Umbi Cilembu mengandung getah dan merupakan sumber pati, gula, protein, lemak, serta berbagai vitamin seperti vitamin A, B, dan C.

Melalui morfologi yang khas, Ubi Cilembu menawarkan keindahan serta keanekaragaman bentuk dan kualitas umbinya.

Tanaman ini memiliki peranan penting sebagai sumber pangan yang kaya nutrisi dan telah menjadi bagian dari budaya dan ekonomi di berbagai wilayah tropis di seluruh dunia.

Penutup

Dengan mengetahui klasifikasi dan morfologi tanaman Ubi Cilembu, kita dapat memahami secara lebih mendalam tentang karakteristik dan keunikan tanaman ini.

Ubi Cilembu merupakan tanaman semusim dengan batang menjalar, daun yang beragam bentuknya, bunga berwarna ungu, buah yang pecah menghasilkan biji-bijian kecil, dan umbi yang beragam dalam ukuran, bentuk, warna, dan kualitas.

Tanaman ini memiliki asal usul dari daerah tropis Amerika dan telah menyebar ke berbagai belahan dunia, termasuk daerah tropis seperti Afrika dan Papua Nugini.

Dengan persyaratan tumbuh yang spesifik, Ubi Cilembu tumbuh baik pada suhu hangat, curah hujan yang memadai, dan paparan cahaya matahari yang cukup.

Ubi Cilembu tidak hanya memiliki nilai gizi yang tinggi tetapi juga merupakan bagian penting dari budaya dan ekonomi di banyak daerah.

Dengan pengetahuan ini, kita dapat mengapresiasi keindahan dan manfaat tanaman Ubi Cilembu yang unik.

Also Read

Bagikan:

Joko Warino S.P M.Si

Seorang tenaga pengajar di Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau dengan bidang keahlian Ilmu Tanah dan Kesuburan Tanah. Semoga artikel yang dibuat bermanfaat.

Tags

Tinggalkan komentar