Contents
Jokowarino.com – Banyak orang tertarik untuk memelihara hamster karena hewan ini imut dan menghibur. Selain itu, hamster juga cukup mudah dirawat. Salah satu hal yang perlu diperhatikan saat memeliharanya adalah kebersihan. Oleh karenanya, pemilik perlu mengetahui cara memandikan hamster.
Setiap hewan peliharaan memiliki karakteristik unik tersendiri. Beberapa hewan peliharaan tidak terlalu suka dengan air, tapi ada pula yang suka sekali bermain air.
Hamster ternyata tergolong hewan yang tidak terlalu suka air. Lalu, bagaimana cara memandikannya agar tetap aman? Yuk simak di sini.
Memahami Pengaruh Air Terhadap Hamster
Hamster merupakan hewan pengerat kecil yang memiliki rentang hidup relatif pendek.
Lama hidup hamster ini tergantung spesies dan kondisi lingkungannya. Umumnya, hamster dapat hidup hingga 3 tahun lamanya.
Akan tetapi, beberapa hamster peliharaan tidak dapat hidup selama itu karena stress. Binatang pengerat kecil ini memang terbilang mudah stress. Salah satu pemicu stress pada hamster adalah air dingin.
Air dingin dapat membuat hamster menjadi stress atau mengalami pneumonia. Akibatnya, mereka akan menjadi gampang mati jika terkena air berulang kali.
Lalu amankah memandikan hamster dengan air?
Jika dilakukan dengan benar dan hati-hati, hamster tidak akan mati setelah dimandikan dengan air.
Namun, dokter hewan tidak menyarankan pemilik hamster untuk memandikan hewan peliharaannya terlalu sering.
Memandikan hamster dengan air sebaiknya hanya dilakukan pada kondisi terdesak saja. Dengan demikian, kemungkinan hamster mengalami stress dapat dikurangi.
Kapan Hamster Boleh Dimandikan Dengan Air?
Hamster boleh dimandikan dengan air pada kondisi tertentu.
1. Bulu Hamster Terkena Zat Beracun
Zat beracun, misalnya cairan cat, cairan pembersih, dan minyak esensial tertentu, mungkin saja mengenai bulu hamster.
Di sisi lain, hamster suka menjilati bulu-bulunya. Jika bulu terkena zat beracun, risiko zat tersebut tertelan sangat besar dan dapat berujung kematian si hamster.
Oleh karena itu, pemilik hamster boleh memandikan hamster dengan air untuk menghilangkan zat beracun tersebut. Sehingga, akibat fatal dari keracunan dapat dihindari.
2. Hamster Terserang Kutu
Bulu hamster yang panjang dan tebal menjadi tempat ideal bagi kutu untuk berkembang biak. Sehingga, merupakan hal yang normal jika hampir semua hamster memiliki kutu.
Namun, jika jumlah kutu ini melebihi batas, maka pemilik harus melakukan tindakan khusus, misalnya memandikan hamster dengan air.
Jika hal ini tidak dilakukan, bulu-bulu hamster akan rontok karena hewan kecil ini terus menggaruk tubuhnya.
3. Hamster Sangat Kotor
Terkadang, pantat hamster penuh dengan kerak kotoran. Dalam kondisi yang sangat kotor ini, pemilik dapat membersihkan bagian tubuh hamster yang kotor dengan air. Sehingga, hamster tidak bau.
Bagaimana Cara Memandikan Hamster dengan Air?
Memandikan hamster dengan air harus dilakukan dengan ekstra hati-hati agar hewan tersebut tidak stress dan sakit.
Ada dua cara memandikan hamster dengan air yang dapat dilakukan oleh pemilik.
Cara 1
Cara pertama membersihkan hamster dengan air adalah sebagai berikut.
1. Pilih Shampo Hamster yang Aman
Sebelum mulai memandikan hamster dengan air, pemilik bisa mempersiapkan shampoo hamster terlebih dahulu.
Pemilihan shampo ini sebaiknya dilakukan berdasarkan saran dokter hewan. Sehingga, keamanan shampoo yang akan digunakan dapat dipastikan.
Kebanyakan dokter hewan akan menganjurkan shampoo selenium sulfida untuk menghilangkan kutu hamster.
Namun, terkadang dokter perlu melakukan pemeriksaan kulit sebelum menganjurkan penggunaan shampoo hamster.
2. Siapkan Air Hangat
Hamster sangat tidak suka dengan air dingin. Oleh karena itu, pemilik hanya boleh memandikannya dengan air hangat.
Siapkan air hangat, tapi jangan terlalu panas, dalam sebuah wadah berdinding tinggi.
Tinggi air sendiri sebaiknya dangkal saja, jangan sampai hamster terendam. Sebaiknya, tinggi maksimal air tidak melebihi bahu hamster.
Pada tahap persiapan ini, pemilik tidak boleh lupa mempersiapkan handuk. Sehingga, hamster dapat langsung dikeringkan setelah mandi.
3. Masukkan Hamster ke Dalam Air
Masukkan hamster ke dalam air secara perlahan-lahan. Gunakan shampoo hamster jika perlu. Saat memandikan hamster, pemilik hanya boleh menggosok bulu hewan ini dengan lembut.
Selain itu, jangan gosok bagian kepala hamster dengan air dan shampoo. Dengan demikian, mulut, telinga, dan mata hamster tidak akan kemasukan air.
4. Keringkan Hamster
Keringkan hamster menggunakan handuk yang telah disiapkan.
Ketika melakukannya, pastikan pemilik melakukannya dengan lembut. Setelah benar-benar kering, hamster boleh dimasukkan ke dalam kandang.
Cara 2
Pemilik hamster dapat memilih menggunakan cara yang kedua jika ia takut hamster akan mengalami stress dan pneumonia saat dimandikan dengan cara pertama di atas, Berikut ini langkah-langkahnya.
- Siapkan kain lap lembut dan air hangat.
- Celupkan lap ke dalam air hangat.
- Peras lap hingga tidak ada air yang menetes dari kain tersebut.
- Lap bulu hamster secara lembut dengan menggunakan lap basah tadi.
- Cepat-cepat keringkan tubuh hamster dengan handuk atau hair dryer. Jika menggunakan hair dryer, pastikan suhunya sedang.
Alternatif Cara Membersihkan Hamster yang Baik dan Benar
Ada beberapa alternatif cara memandikan hamster selain dengan air.
1. Memandikan Hamster Menggunakan Pasir
Hamster lebih suka membersihkan dirinya menggunakan pasir. Mereka akan berguling-guling selama beberapa menit di atas pasir untuk menghilangkan kotoran pada tubuh mereka.
Pasir yang dapat digunakan untuk mandi pasir adalah pasir zeolite karena pasir ini merupakan jenis pasir terbaik dan teraman untuk hamster.
Toko hewan peliharaan biasanya menjual pasir ini. Selain itu, pasir tersebut tersedia dengan wangi tertentu.
Cara memandikan hamster dengan pasir.
- Buat gundukan pasir di dalam sebuah mangkuk.
- Letakkan hamster di dalam mangkuk pasir.
- Biarkan hamster berguling-guling di pasir selama kurang lebih 10 menit.
- Pindahkan hamster dari pasir.
- Sisir bulunya agar tidak ada pasir yang menempel pada bulu.
2. Menyikat Bulu Hamster
Hamster berbulu Panjang, contohnya hamster suriah, peru disikat bulunya secara teratur.
Menyikat bulu hamster adalah aktivitas yang aman dan tidak akan membuat hamster stress.
Tujuan menyikat bulu hamster adalah untuk menghilangkan sisa makanan, serutan kayu, dan kotoran yang mungkin menempel pada tubuh hamster.
Penyikatan ini biasanya tidak perlu dilakukan di sekujur tubuh hamster.
Pemilik biasanya hanya menyikat area-area yang tidak dapat dijangkau oleh hamster itu sendiri saat ia menjilati bulunya.
Ketika menyikat hamster, pemilik dapat menggunakan sikat gigi yang lembut.
3. Menjaga Kebersihan Kuku dan Gigi Hamster
Selain membersihkan bulu hamster, pemilik juga perlu menjaga kebersihan kuku dan gigi hamster.
Kuku dan gigi yang kotor dapat memicu penyakit pada hamster. Sehingga, perawatan kedua bagian ini perlu dilakukan secara teratur.
Kuku hamster sebaiknya dipotong ketika terlihat panjang atau melengkung.
Sedangkan untuk menjaga kebersihan gigi hamster, pemilik dapat memberikan makanan tertentu, contohnya stik kayu apel, untuk hamster.
Cara memandikan hamster yang baik dan benar dapat membantu hamster tetap bersih dan sehat.
Metode yang paling tepat untuk membersihkan hamster adalah dengan menggunakan pasir zeolite. Namun, pada kondisi tertentu, hamster boleh dimandikan dengan air.

Seorang tenaga pengajar di Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau dengan bidang keahlian Ilmu Tanah dan Kesuburan Tanah. Semoga artikel yang dibuat bermanfaat.

