Contents
Ingin tahu cara mengobati kucing keracunan? Ya, kucing memang rawan terkena racun. Hal tersebut karena sifatnya yang selalu mau tahu.
Peliharaan yang satu ini sering menumpahkan botol maupun benda berisi zat yang merupakan racun baginya.
Kucing memang sensitif terhadap beberapa zat, baik itu dari produk mengandung racun, maupun beberapa makanan yang lezat bagi manusia.
Oleh sebab itu, ketahui dengan baik jenis benda yang berisiko membuat anabul keracunan.
Hindarkan Kucing Dari Zat Berbahaya

Tentunya, sebagai pemilik peliharaan lucu ini, Anda harus ekstra hati-hati dan selalu menghindarkan kucing dari berbagai zat yang bisa menyebabkannya keracunan.
Terkadang, sesuatu yang baik bagi manusia justru berbahaya baginya, yaitu:
1. Berbagai Jenis Minyak Esensial
Anda sering menggunakan minyak esensial? Pastikan berhati-hati saat menyimpannya. Jangan sampai meninggalkannya dalam keadaan terbuka. Pasalnya, kucing sangat suka menggulingkan barang.
Apabila botol minyak esensial tumpah, cairan tersebut bisa terkena tubuhnya. Nantinya, jika anabul menjilati bulunya, pasti akan tertelan. Hal ini cukup berbahaya dan akan menyebabkannya keracunan.
2. Cairan Pembersih
Beberapa jenis cairan pembersih menyertakan petunjuk untuk menghindari agar tidak tertelan, bukan?
Hal ini berlaku juga untuk kucing. Zat aktif yang ada pada produk tersebut jika tertelan akan menimbulkan iritasi pada ususnya.
Apabila ini terjadi, Anda harus segera melakukan cara mengobati kucing keracunan, yaitu dengan membuatnya muntah. Hal ini agar cairan tersebut segera ia muntahkan.
3. Tumbuhan Hias Tertentu
Pagi pemilik kucing yang juga menggemari tanaman hias, harus mewaspadai risiko keracunan. Pasalnya beberapa jenis tumbuhan yang mempercantik ruangan ini justru berbahaya bagi anabul.
Contoh tanaman yang berisiko membuat kucing kesayangan sakit adalah peace lily, sirih gading, lidah buaya, dan kuping gajah. Jangan sampai anabul memakan tanaman tersebut, ya.
4. Beberapa Jenis Makanan
Ternyata, makanan yang enak bagi manusia juga ada yang membahayakan kesehatan kucing.
Jika mereka memakannya, akan bisa mengakibatkannya sakit atau keracunan. Bahkan pada kondisi yang lebih gawat, dapat menyebabkan kematian.
Maka dari itu, pastikan kucing kesayangan tidak sembarangan makan. Beberapa makanan yang berbahaya bagi kucing adalah aneka jenis bawang, cokelat, kismis, anggur, hingga alkohol.
5. Sisa Makanan Di Tempat Sampah
Tidak jarang kucing mengorek-korek tempat sampah. Padahal, ada banyak benda yang berbahaya baginya di sana. Misalnya makanan yang sudah basi, maupun zat kimia berbahaya.
6. Racun Tikus
Ada dua penyebab yang membuat kucing menelan pembasmi tikus ini.
Pertama, ia memakan langsung umpan yang tercampur racun. Kedua, anabul memakan hewan pengerat yang telah mengalami keracunan.
7. Susu
Banyak orang menambahkan susu sebagai menu makanan kucing. Padahal, langkah ini ternyata berisiko.
Setelah menginjak usia enam minggu, kebanyakan kucing menjadi intoleran terhadap laktosa, yaitu gula alami pada susu.
Jika meminum susu sapi, kucing bisa mengalami diare, muntah, serta sakit perut. Jadi, hindari memberikan susu pada kucing dewasa, karena bisa membuatnya keracunan.
Gejala Yang Harus Anda Waspadai

Sebelum mengetahui cara mengobati kucing keracunan, penting untuk mewaspadai gejalanya, sehingga bisa langsung melakukan pertolongan pertama.
Adapun beberapa tanda yang muncul ketika anabul terkena racun adalah:
- Muntah
- Banyak mengeluarkan air liur
- Tampak lemas dan lesu
- Nafsu makan menurun
- Sering batuk atau bersin
- Gusinya tampak lebih pucat
- Minum secara berlebihan
- Urin berwarna lebih gelap
Maka dari itu, jika melihat gejala tersebut, segera lakukan pertolongan pertama untuk menghindari risiko lebih parah. Pasalnya, anabul terancam mati jika penanganannya terlambat.
Berikut Cara Mengobati Kucing Keracunan

Tidak ingin anabul sakit atau bahkan mati akibat keracunan, bukan? Oleh sebab itu, sebagai pemilik Anda harus memahami cara-cara mengatasi kejadian tersebut.
1. Cek Sekeliling Kucing
Saat melihat kucing menunjukkan gejala keracunan, segera periksa lingkungan di sekitarnya. Ini berguna untuk menentukan zat apa yang mungkin menjadi penyebabnya.
Pasalnya, tidak jarang penanganan yang salah bisa memicu kondisi yang lebih parah. Bahkan hal ini bisa menyebabkan kematian.
2. Pindahkan Ke Tempat Dengan Aliran Udara Bagus
Cara mengobati kucing keracunan yang berikutnya adalah segera memindahkannya ke tempat dengan ventilasi baik. Tidak ada salahnya meletakkan anabul di ruang terbuka.
Hal tersebut bertujuan untuk membantu anabul agar bisa tetap bernapas. Pasalnya, saat mengalami keracunan, kucing bisa pingsan dan kesulitan bernapas.
Di samping itu, ketika binatang peliharaan Anda pingsan, segera baringkan miring ke kanan, selanjutnya posisikan kepala sedikit ke arah belakang. Cara ini bisa membantunya lebih mudah bernapas.
3. Memandikan Kucing
Selanjutnya, perhatikan kondisi tubuh anabul. Cek apakah di tubuhnya tercium zat beracun, seperti cairan pembersih atau lainnya.
Jika iya, kemungkinan keracunan terjadi saat kucing menjilati tubuhnya ketika terkena cairan tersebut.
Oleh karena itu, segera mandikan anabul dengan sabun khusus kucing dan bilas menggunakan air hangat berkali-kali hingga baunya hilang. Coba juga untuk membersihkan mulutnya.
4. Menyuapinya Dengan Madu
Selanjutnya cara mengobati kucing keracunan adalah dengan memberikan madu.
Mungkin kucing akan enggan memakannya, tetapi Anda bisa mencoba menyuapinya dengan menggunakan spuit.
Kendati demikian, jangan terlalu berlebihan memberikannya. Cukup satu sendok saja. Madu ini berguna untuk menetralisir racun dan meningkatkan imun tubuhnya.
5. Memberikan Minum Air Kelapa Hijau
Tidak hanya pada manusia saja, ternyata cara mengobati kucing keracunan juga bisa dengan meminum air kelapa hijau. Caranya sama dengan memberikan madu, yakni menyuapinya menggunakan pipet.
Anda bisa memberikannya dalam jumlah secukupnya saja. Berikan setidaknya hingga kucing sudah terlihat segar kembali atau berhasil muntah.
6. Susu Sapi Sterilized
Ya, kucing memang bisa sakit saat minum susu, karena ada zat laktosa di dalamnya.
Namun, pada susu yang sudah melalui proses sterilisasi, jumlah enzim tersebut sudah menurun. Jadi relatif aman baginya.
Adapun susu ini dapat berfungsi untuk menetralisir racun yang tertelan. Jika kucing enggan makan dan minum, suapkan susu ini menggunakan sendok atai spuit.
7. Hubungi Dokter
Banyak orang menggunakan cara mengobati kucing keracunan dengan membuatnya memuntahkan racun tersebut. Tujuannya untuk mencegah racun terserap tubuh yang mengakibatkan kondisi fatal.
Kendati demikian, ternyata cara ini tidak selalu tepat. Pasalnya beberapa jenis racun justru akan lebih berbahaya jika Anda memaksa si kucing muntah. Salah satunya adalah cairan untuk mengencerkan cat.
Apabila kucing menelan zat tersebut, memaksanya muntah justru akan berbahaya. Pasalnya cairan ini bisa masuk ke paru-paru dan menimbulkan risiko fatal.
Maka dari itu, cara terbaik adalah menjaganya agar tetap hangat, lalu membawanya menemui dokter hewan. Pastikan melakukan hal ini segera sebelum racun mulai terserap tubuh anabul.
Sebagai pemilik hewan, Anda harus mengetahui cara pertolongan pertama ketika anabul sakit, atau mengalami keracunan. Apabila ini terjadi, jangan keburu panik. Melainkan atasi dengan sabar.
Setelah penanganan pertama, langsung bawa kucing menemui dokter hewan untuk penanganan selanjutnya. Jadi, pastikan memiliki kontaknya untuk memudahkan.
Beberapa cara mengobati kucing keracunan tersebut akan sangat berguna ketika anabul baru terkena racun.
Namun, apabila sudah menelan racun dalam waktu yang lama, setidaknya dua jam, maka cara terbaik adalah membawanya ke dokter hewan.

Seorang tenaga pengajar di Fakultas Pertanian dan Peternakan UIN Suska Riau dengan bidang keahlian Ilmu Tanah dan Kesuburan Tanah. Semoga artikel yang dibuat bermanfaat.

