5 Cara Menjadi Reseller Yang Sukses

Cara Menjadi reseller Sukses dan Berhasil – Era digital ada banyak bisnis yang bisa kita jadiin peluang.

Temen akrab saya jualan design.

Ga tau design apa. Pokoknya duitnya bisa buat beli motor, padahal baru jualan design 9 bulan.

Tapi ga nanya dihargain berapa ide-idenya itu.

Sedangkan saya paling ga bisa menggambar atau yang sejenisnya.

Baca Juga : Cara Membuat Kontes Yang Menarik Di Blog

Wong bikin garis buat tambah-tambahan aja pakai alat bantu penggaris #miris

Nah timbullah ide menjiplak orang yang iseng-iseng jadi reseller. Dia jualan maskara bedak dan lain-lain, padahal dia laki.

Benar-benar laki tulen, ga tau gimana caranya namun laris manis. Lipstiknya aja cek stok dulu ya sis.

Astaga dia laris ehhhh ternyata Cuma reseller. Maklum belum ngerti. Dari situlah paham reseller itu enak.

Barangnya punya orang trus ambil laba dikit lalu dijual. Bisa dibilang Cuma modal kuota doang.

Tanpa stok, ga perlu gudang apalagi uang ☺☺☺

Tapi kalau mau jadi sukses itu ga semudah yang kita pikirkan. Paling enggak ada 5 cara menjadi reseller yang sukses :

1. Tetapkan produk

Jadi reseller itu enak, saking enaknya dan tanpa modal terkadang sampai lupa apa produk yang kita tawarkan.

Ga perlu banyak macam seperti toko serba ada, cukup jualan namun spesifikasi.

Misalkan jual baju bayi.

Jangan takut, ntar kalau customerku anaknya udah gede ga beli lagi.

Salah itu, kalau di puas sama produk dan pelayanan kita, pastilah adiknya, tetangga atau mau kasih kado buat bayi yang dihubungi ya pasti kita.

2. Mengeti Customer

Pahami siapa Customernya paling engga namanya jualan kudu juga menawarkan, mengiklankan atau apalah.

Masa iya diam aja ada yang tau kita jualan?

Kalau jualan susu anak y paling engga ikutan grup wa orang tua disekolah anak.

Kali aja ada yang beli. Syukur lagi kita punya barang masa kadaluarsanya panjang, harga murah plus yang pastinya diantar sampe rumah.

Mau sampai dapurpun bisa tinggal minta si kurir angkatin.

3. Cari distributor

Setelah menentukan barang apa yang bakalan mengisi beranda kita hal yang utama adalah mencari distributor yang siap menampung reseller.

Karena ga semua orang mau bekerja sama dengan reseller. Apalagi kalau perjanjiannya drop ship.

Kuliah kamu ga akan terganggu, apalagi buat orang yang masih kerja, minus waktu luang kecuali cek stok sama transfer-an 😀

4. Ramah

Inget. Customer kita ga kenal kita.

Boro-boro lihat wajah kita, denger suaranya aja ga bisa.

Pasti ada satu atau dua customer yang super duper teliti. Ditanyalah kemasannya di kasih plastik bubble ga?

Berapa hari sampainya, hingga pertanyaan ajaib yang lain.

Diluar standar penjual dan pembeli online. Meski bikin bete, tapi ramah adalah modal dasarnya.

Attitude kita terlihat ketika dikasih pertanyaan yang bikin darah tinggi. Toh kita tetap darah mudakan.

5. Kenali kompetitor

Kenapa kenali kompetitor saya masukkan paling belakang. Karena ini masuk kedalam hal hambatan.

Bukan tak boleh mengetahui hambatan, namun terlalu memikirkan kelewat panjang hanya membuat kita tak jadi melangkah.

Toh bisnis ini bisa dibilang Cuma modal kuota.

Jadi kenapa harus susah memikirkannya. Kalau ga berhasil bisa ganti bisnis lain.

Ingatlah sebuah quote : “USAHA YANG BAIK ITU ADALAH USAHA YANG TELAH BERJALAN” jadi kalau belum memulai artinya belum baik.

Jadi mengetahui hambatan hanya berguna untuk menyediakan payung untuk menghadapi hujan. Bukan menghindari hujan.

Kalau kamu mau mencoba sukses sebagai reseller ikuti saran diatas dan semoga kamu selalu optimis sama usaha baru yang sedang dijalani 👍

Baca Juga : Tips dan Trik Memilih Domain Yang Baik Untuk Website

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *